Senin, 28 Juli 2025

FUNGSI LAN, WAN, WLAN


1. IP ADDRESS

Fungsi: Alamat unik yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat dalam jaringan dan memungkinkan pengiriman data antar perangkat.


2. NETWORK

Fungsi: Sekumpulan perangkat yang saling terhubung dan dapat berkomunikasi serta berbagi sumber daya seperti internet, printer, atau file.


3. INTERFACE

Fungsi: Penghubung fisik atau virtual antara perangkat dengan jaringan, contohnya Ethernet (LAN) atau WLAN (Wi-Fi).


4. DHCP CLIENT

Fungsi: Perangkat atau antarmuka yang meminta IP address dari DHCP Server secara otomatis agar bisa terhubung ke jaringan.


5. DHCP SERVER

Fungsi: Server atau perangkat yang secara otomatis memberikan konfigurasi jaringan (terutama IP address) kepada DHCP Client.


6. DHCP SET UP

Fungsi: Proses pengaturan DHCP Server agar dapat membagikan IP address ke klien dengan benar, termasuk pengaturan rentang IP, waktu sewa, DNS, dan gateway.


7. ROUTES (ROUTING)

Fungsi: Menentukan jalur atau rute terbaik agar data bisa mencapai tujuan melalui jaringan yang kompleks (multi-network).


8. DNS (DOMAIN NAME SYSTEM)

Fungsi: Mengubah nama domain (seperti www.google.com) menjadi IP address yang bisa dimengerti oleh komputer.


9. NAT (NETWORK ADDRESS TRANSLATION)

Fungsi: Mengubah IP address lokal (private) menjadi IP publik (dan sebaliknya) agar perangkat di jaringan lokal bisa terhubung ke internet.


10. FIREWALL

Fungsi: Melindungi jaringan dengan mengontrol lalu lintas data berdasarkan aturan keamanan; bisa memblokir atau mengizinkan koneksi.


11. SSID PADA WIFI/WLAN

Fungsi: Nama jaringan Wi-Fi yang ditampilkan ketika perangkat mencari jaringan nirkabel; digunakan untuk mengidentifikasi dan menghubungkan ke jaringan yang diinginkan.


12. FREKUENSI REGULATOR DOMAIN

Fungsi: Menentukan frekuensi radio mana yang legal untuk digunakan Wi-Fi di wilayah tertentu; penting agar jaringan tidak mengganggu atau terganggu oleh perangkat lain.


13. ETH 1

Fungsi: Antarmuka jaringan Ethernet pertama pada perangkat; digunakan untuk koneksi kabel (LAN). Bisa diatur IP-nya secara manual atau via DHCP.


14. ETH 2

Fungsi: Antarmuka Ethernet kedua, biasanya digunakan untuk koneksi tambahan, cadangan, atau konfigurasi jaringan ganda.


15. WLAN 1

Fungsi: Antarmuka Wi-Fi pertama pada perangkat (biasanya router atau access point) yang memungkinkan koneksi nirkabel ke jaringan.




Minggu, 20 Juli 2025

25 CONTOH CODING PYTHON

25 contoh coding phyton

HASIL PYTHON

SMK MUTU TKJ XI

NAMA : VANISA AZZAHRA

KELAS : XI TKJ

MATA : Python



[Program finished]

SCRIPT LATIHAN HARI INI 21-7-2025 



print("SMK MUTU TKJ XI") 



print("NAMA : VANISA AZZAHRA")

print("KELAS : XI TKJ")

print("MATA : Python")

Selasa, 15 Juli 2025

SETTING IP DHCP


Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur IP secara otomatis (DHCP) di berbagai sistem operasi:


    1. Windows (10 / 11)

Untuk mengatur IP ke DHCP:

1. Buka Control Panel → Network and Sharing Center.

2. Klik Change adapter settings di sisi kiri.

3. Klik kanan pada koneksi yang digunakan (misalnya "Ethernet" atau "Wi-Fi") → pilih Properties.

4. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) → klik Properties.

5. Pilih:

Obtain an IP address automatically

Obtain DNS server address automatically

6. Klik OK dan tutup semua jendela


    2. Linux (Ubuntu/Debian-based)

Cara menggunakan DHCP untuk koneksi Ethernet/Wi-Fi:

GUI:

1. Buka Settings → Network.

2. Pilih koneksi aktif (wired atau Wi-Fi).

3. Klik gear icon (⚙️) → Tab IPv4.

4. Set Method ke Automatic (DHCP).

5. Klik Apply dan restart koneksi.




Terminal (command line)

sudo dhclient

(Perintah ini akan meminta IP baru dari DHCP server.)


    3. macOS

1. Buka System Settings → Network.

2. Pilih koneksi (Wi-Fi atau Ethernet).

3. Klik Details → TCP/IP.

4. Ubah Configure IPv4 ke Using DHCP.

5. Klik Apply.


Jika kamu ingin mengatur DHCP melalui command prompt di Windows:


netsh interface ip set address "Nama_Koneksi" dhcp

netsh interface ip set dns "Nama_Koneksi" dhcp


Ganti "Nama_Koneksi" dengan nama interface misalnya " wifi "